IDE MENULIS BAGI GURU ALA OM JAY
Rabu, 7 April 2021 merupakan pertemuan kedua dalam Pelatihan Menulis Gelombang 18. Kali ini yang menjadi nara sumber adalah Bapak Wijaya Kusuma, S.Pd. M.Pd atau yang lebih populer terkenal dengan nama Om Jay, beliau merupakan Guru blogger Indonesia , penggiat literasi, penulis buku, nara sumber, motivator dan seabreg prestasi serta keahlian lainnya. Om Jay lahir di Jakarta, 28 Oktober 1972, menyelesaikan S1 di IKIP Jakarta, dilanjutkan S2 pada Program Studi Teknologi Pendidikan Pasca Sarjana UNJ, dan saat ini melanjutkan pendidikan ke S3 Prodi Teknologi Pendidikan Pasca Sarjana UNJ, dan masih menunggu gelar doktor Pendidikan pada tahun 2021. Semoga Sukses Om Jay.
Sebelum lanjut kepada pembahasan berikutnya ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan "Ide". Ide atau gagasan adalah rancangan yang tersusun di dalam pikiran atau istilah yang dipakai secara populer ataupun filsafat, dengan pengertian umum "citra mental" atau "pengertian" (KBBI).
Bagi penulis "ide" merupakan unsur penting dalam menulis. Bagaimana cara memunculkan ide-ide kreatif dan original memang tidak mudah. Haruslah banyak membaca, melihat, mendengarkan, merenung ataupun menirukan terlebih dahulu. "Just Do It" atau tulis saja apa yang ada di benak kita merupakan cara yang efektif untuk memancing "Ide" agar bisa muncul dari pikiran kita. Namun menurut Om Jay banyak cara bisa memunculkan ide secara mudah, karena ide menulis ini bertebaran di depan mata, namun kita belum siap menuliskannya karena tidak terbiasa . Dari manakah ide ini bisa di dapat ?
1. Timbul dari pribadi kita sendiri. Dalam keseharian kita sebenarnya banyak ide yang bisa dikembangkan. Ketika bangun tidur sampai tidur lagi, terdapat sederet aktivitas untuk ditulis. Biasanya kita lebih mudah mengembangkannya karena mengalami sendiri, tinggal memoles kata dan aksesoris lainnya hingga tulisan tersebut jadi menarik.
2. Timbul dari rekan kerja. Jika kita sebagai guru, ide tersebut bisa muncul dari kepala sekolah, teman sejawat, peserta didik ataupun karyawan sekolah lainnya. Mungkin kita bisa melihat gerak tingkah laku, kejadian lucu ataupun profil teman yang menurut kita bisa dijadikan inspirasi dalam menulis. Dengan catatan kita tulis hal yang baik tanpa menyinggung ataupun menyakiti.
3. Timbul dari tetangga dekat kita. Lingkungan kedua selain di tempat kerja adalah tetangga kita, banyak sekali hal yang dapat kita gali untuk dijadikan ide. Dengan melihat kisah dan perilaku dari orang-orang sekitar, maka bisa dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Ceritakanlah tentang kebaikan orang lain, menutupi kekurangannya ataupun menuliskan kelebihannya. Dengan berbuat hal seperti itu nantinya akan menutupi kekurangan kita sendiri.
4. Timbul dari keluarga. Rumahku surgaku. Bagaimana pandangan kita terhadap surga, tentunya penuh keindahan didalamnya, maka tulislah hal-hal yang indah tentang keluarga kita. Bisa tentang kelucuan anak, kebaikan suami atau istri, kedisiplinan mertua, ataupun kerajinan asisten rumah tangga kita. semua itu bisa kita jadikan ide dalam menulis. mudah bukan?..
Pada saat ini marak sekali webinar yang bisa diikuti, materi yang disajikan juga menarik. hal tersebut juga bisa dijadikan ide dalam sebuah tulisan. Jika bingung mau memulai dari mana, tips yang menarik adalah cari tempat yang nyaman, banyaklah membaca, atau mencari inspirasi dari menonton film, mendengarkan musik dsb
Sebenarnya banyak ide yang ada di depan mata tinggal melatih kepekaan kita akan menulis. Penulis yang handal memang dituntut untuk menulis sesuatu yang selalu baru agar tidak ketinggalan zaman, maka perbanyaklah membaca karena membaca dan menulis seperti dua keping mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan.
Salam Literasi
Siti Chotijah
Tanggal Pertemuan : Rabu, 7-4-2021
Resume ke : 2
Tema : Ide Menulis Bagi Guru
Nara Sumber : Wijaya Kusuma, S.Pd.M.Pd
Gelombang : 18
Ide menulis banyak di depan mata kita
BalasHapusIya benar.. trimkasih atas kunjungannya Om Jay..
BalasHapus